Semarang – Jurusan Studi Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 2026 pada Senin (13/4/2026) di Ruang F5 Gedung F FUHUM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 sebagai program wajib sebelum pelaksanaan PPL di berbagai institusi mitra.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Sri Purwaningsih, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa merupakan duta kampus yang akan membawa nama baik institusi di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa PPL menjadi ruang implementasi ilmu pengetahuan sekaligus sarana pembelajaran sosial yang kontekstual.

Ketua Jurusan SAA, Dr. Ulin Ni’am Masruri, M.A., turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas selama pelaksanaan PPL. Mahasiswa diminta menjaga etika dan profesionalitas sebagai representasi akademik UIN Walisongo di lapangan.

Materi pembekalan juga disampaikan oleh Sekretaris Jurusan sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Thiyas Tono Taufiq, S.Th.I., M.Ag., yang menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan tim. Ia menegaskan bahwa keberhasilan PPL tidak bertumpu pada individu, melainkan kerja kolektif. “Bukan superhero, tetapi superteam yang kuat,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga didampingi oleh para dosen DPL lainnya, yaitu Luthfi Rahman, S.Th.I., M.S.I., M.A., Moch. Maola Nasty Gansehawa, S.Psi., M.A., serta Aulia Rakhmat, M.A., yang turut berperan dalam membimbing dan mengarahkan mahasiswa selama proses PPL berlangsung.
Selain itu, mahasiswa dibekali wawasan tentang moderasi beragama, interaksi lintas iman, serta strategi adaptasi sosial. Lokasi PPL mencakup sejumlah lembaga strategis seperti PKUB Kementerian Agama RI, Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Agama Kota Semarang, Balai Litbang Agama, FKUB Kota Semarang, dan Walisongo Mediation Center (WMC) Semarang.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan PPL secara profesional serta berkontribusi dalam memperkuat nilai toleransi dan moderasi beragama di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *